Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Showing posts with label agama. Show all posts
Showing posts with label agama. Show all posts

Monday, September 17, 2012

Terkait Demo Film 'Innocence of Muslims', NU: Tidak Perlu Anarkis



Cirebon Aksi demonstrasi di Kedubes Amerika Serikat terkait film 'Innocence of Muslims' jangan sampai anarkis. Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj menyebut aksi anarkis tidak akan membawa manfaat.

"Kalau PBNU juga menolak secara keras film tersebut, tapi tidak dengan aksi anarkis," ujar Said di Pondok Pesantren Kempek, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Senin (17/9/2012).

Menurut Said untuk menegakkan kehormatan Islam bisa dilakukan dengan cara lain. Karena apabila mengajak kebaikan dengan cara yang salah malah tidak akan menyelesaikan masalah.

"Siapa yg menghendaki amar maruf nahi munkar harus dilakukan dengan baik. Kalau mengajak kebaikan dengan cara yang tidak baik akan menambah persoalan," ucapnya.


Monday, September 10, 2012

Imam Syafi'i



Nama dan Nasab

Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. Dengan begitu, beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau , yaitu Hasyim bin al-Muththalib.
Bapak beliau, Idris, berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). Dia seorang yang tidak berpunya. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Palestina) dan akhirnya meninggal dalam keadaan masih muda di sana. Syafi‘, kakek dari kakek beliau, -yang namanya menjadi sumber penisbatan beliau (Syafi‘i)- menurut sebagian ulama adalah seorang sahabat shigar (yunior) Nabi. As-Saib, bapak Syafi‘, sendiri termasuk sahabat kibar (senior) yang memiliki kemiripan fisik dengan Rasulullah saw. Dia termasuk dalam barisan tokoh musyrikin Quraysy dalam Perang Badar. Ketika itu dia tertawan lalu menebus sendiri dirinya dan menyatakan masuk Islam.